Munich – Philipp Lahm telah mempelajari kekalahan terakhir Bayern Munich dari Real Madrid. Satu hal yang harus amat diwaspadai oleh Bayern yaitu serangan balik Madrid.

Bayern akan menghadapi Madrid di babak perempatfinal Liga Champions. Die Roten akan lebih dulu jadi tuan rumah di leg pertama, Kamis (13/4/2017) dinihari WIB, sebelum bergantian melawat ke Santiago Bernabeu pekan depan.

Pertemuan antara Bayern dan Madrid merupakan duel klasik di Liga Champions. Sejauh ini, kedua tim sudah bertemu 22 kali di kompetisi ini. Pertemuan terakhir kedua tim terjadi di semifinal Liga Champions 2013-2014 di mana Bayern kalah telak 0-5 secara agregat dari Madrid.

Dalam laga leg pertama yang dimainkan di Santiago Bernabeu itu, Bayern mendominasi penguasaan bola. Tapi mereka pada akhirnya kalah 0-1 setelah Madrid mencetak gol lewat Karim Benzema.

Lahm menyatakan kalau Bayern sudah belajar dari kekalahan tersebut. Sebisa mungkin Bayern akan mencegah Madrid melakukan serangan balik.

Liga Champions adalah kompetisi yang berat. Kami harus menghindari diserang balik seperti kali terakhir kami bermain melawan mereka,” ujar Lahm kepada Kicker seperti dikutip dari Marca.

“Tim ini harus terbiasa tidak memegang bola kadang-kadang dan tahu bahwa tidak masalah lawan menguasai bola. Jika pertahanan menjaga posisinya, maka kami punya kemungkinan untuk diserang balik.”

“Semua pemain dalam tim harus dalam kondisi terbaik karena kami bermain melawan tim elit dengan pemain-pemain kelas dunia di setiap posisinya,” lanjut kapten Bayern itu.

“Itulah mengapa kami harus bekerja keras sebagai tim dan untuk melakukannya kami tidak cuma butuh 11 pemain starter tapi semua pemain di dalam skuat,” katanya.

Advertisements