Jakarta – Cagub DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan melanjutkan kegiatannya usai salat subuh dengan ziarah ke makam sesepuh Lebak Bulus, Jakarta Selatan, sebelum pencoblosan. Bersama imam masjid dan beberapa jemaah, dia tampak khusyuk saat memanjatkan doa.

Lokasi makam yang dikunjungi oleh Anies berada di Belakang Masjid Baitunnur, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, tempatnya menunaikan ibadah salat subuh. Usai salat subuh dia sempat memberi sambutan kepada para jemaah, Rabu (19/4/2017).

“Alhamdulillah hari ini kita memulai dengan salat subuh berjemaah di Masjid Baitunur tempat kita tinggal bersama dengan jemaah masjid sini,” ujar Anies.

Makam yang dikunjungi Anies adalah makam Bapak Haji Jaya yang merupakan sesepuh atau pendiri dari kampung tempat Anies tinggal. “Terus tadi sesudah ini kita ziarah ke makam pendiri sebetulnya, pendiri kampung di sini, sesepuh kampung di sini Bapak Haji Jaya. Kemudian kita akan teruskan silaturahmi bersama tetangga, kita akan siap-siap nanti,” ujarnya.

Dalam sambutannya kepada jemaah, Anies berkisah tentang Rasulullah Muhammad SAW yang memimpin perang Badar melawan orang kafir Kuraisy dengan jumlah yang sedikit. Dia menyebut jumlah kaum muslimin saat itu hanya 313 orang, sementara kaum Kuraisy berjumlah 1.300 orang lebih.

“Kaum muslimin punya 3 kuda 70 unta, yang di seberang kekuatannya tak terkira jumlahnya. Berhadapan dalam situasi yang tadi saya katakan sumber dayanya berbeda. Kita di Jakarta menyaksikan beberapa hari ini sebaran sembako yang luar biasa. Sumber dayanya dahsyat dan bisa dikerjakan di berbagai wilayah,” tutur Anies.

Dia mengatakan, yang menarik dari fenomena pembagian sembako jelang hari pencoblosan adalah dilakukan secara terbuka dan jelas. “Sampai ada yang komentar, harusnya kalau begini sepanjang tahun pembagiannya, jangan cuman hanya Pilkada, mohon diteruskan usai Pilkada, supaya banjir sembako itu ada setiap saat, saking dikerjakan sangat terbuka,” imbuh mantan Mendikbud itu.

Anies mengibaratkan jumlah pasukan Rasulullah yang tidak sebanding saat melawan kaum kuraisy sama dengan masif-nya pembagian sembako. Namun dia yakin pertolongan Allah akan datang.

“Sebesar-sebesar kekuatan mereka kita memiliki pertolongan Allah. Dan hanya pertolongan Allah lah yang akan mengantarkan kepada kemenangan. Bukan jumlah pasukan, bukan kekuatan amunisi, tetapi pertolongan Allah,” jelas Anies di hadapan jemaah.

Dia kemudian menyebut jika pertolongan itu akan datang dengan sebuah persyaratan. “Luruskan niatnya bahwa pertempuran ini semata-mata untuk membela yang duafa, untuk membela yang lemah, untuk membela yang tersingkirkan, untuk membela yang terkalahkan, niat itu yang akan menjemput pertolongan Allah. Hari ini di Jakarta di hadapkan sebuah situasi yang hampir sama, kita luruskan niat itu,” pungkas Anies.

Advertisements