Lubuklinggau – Wawan Triatno mengaku kaget saat dijemput polisi di rumahnya Jl Karya Bakti, Lubuk Linggau Timur, Lubuklinggau, Selasa (18/4) kemarin. Dia diberi tahu bahwa keluarganya mengalami kecelakaan. Ternyata sesampai di rumah sakit, ibu mertuanya (Surini) meninggal dengan luka tembakan.

“Ada luka di dada, perut, dan paha,” kata Wawan di RSUD Sobirin Lubuklinggau, Rabu (19/4/2017).

Surini (54) yang merupakan salah satu penumpang Honda City menjadi sasaran tembakan polisi karena kabur saat razia. Istri Wawan, Novianti, juga jadi korban. Beruntung ia selamat dengan luka tembak di pundak.

Wawan sendiri tak ikut dalam mobil itu. “Rencana (rombongan keluarga) mau kondangan (resepsi) nikah tempat saudara di Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas,” kata Wawan.

Rencana pesta itu berubah menjadi duka. Mobil yang ditumpangi Surini, Novianti, dan lainnya ditembak polisi di Jl Yos Sudarso, Lubuklinggau. Menurut polisi, mobil terus melaju meski diberi tembakan peringatan. Sang sopir khawatir dicegat lantaran tak memiliki SIM. Pajak mobil juga telat.

Selain di RSUD Sobirin, ada korban tembak yang dibawa ke Palembang. Penumpang atas nama Indra (33) yang juga sepupu Novianti, kritis sehingga perlu penanganan lebih lanjut.

Kepolisian memastikan akan mengusut kejadian itu. Polisi penembak mobil diperiksa Propam Polda Sumsel.

“Kami sangat berduka atas insiden ini. Selain mengusut, kami akan bantu biaya pengobatan korban,” kata Kapolres Lubuklinggau AKBP Hajat Mabrur Bujangga.

Advertisements